STRATEGI

STRATEGI

 

            Strategi adalah cara untuk mencapai tujuan-tujuan jangka panjang. Strategi adalah suatu tindakan yang menuntut keputusan manajemen puncak dan sumber daya perusahaan yang banyak untuk merealisasikanya. Strategi mempengaruhi kehidupan organisasi dalam jangka panjang paling tidak selama lima tahun. Sifat strategi adalah berorientasi ke masa depan. Strategi dalam perumusannya perlu mempertimbangkan faktor internal maupun eksternal yang dihadapi perusahaan (David, 2004).

Strategi adalah perencanaan induk komprehensif yang menjelaskan bagaimana usaha akan mencapai semua tujuan yang telah ditetapkan berdasarkan misi yang telah ditentukan sebelumnya. Proses penyusunan strategi lebih banyak menggunakan proses analitis. Strategi yang baik di dalamnya terdapat koordinasi mengidentifikasi faktor pendukung yang sesuai dengan prinsip-prinsip pelaksanaan gagasan secara rasional dan memiliki taktik untuk mencapai tujuan secara efektif.  (Rangkuti, 2004).

Perusahaan yang membuat keputusan tanpa strategi yang jelas dapat mengakibatkan resiko bagi perusahaan, baik resiko nama baik, resiko yang terkait finansial, dan resiko waktu yang terbuang untuk memanfaatkan peluang.

Perumusan Strategi

Perumusan strategi didasarkan pada analisis yang menyeluruh terhadap faktor lingkungan eksternal dan internal perusahaan. Lingkungan eksternal perusahaan setiap saat berubah dengan cepat sehingga melahirkan berbagai peluang dan ancaman yang datang dari pesaing utama maupun dari iklim bisnis yang senantiasa berubah. Konsekuensi perubahan faktor eksternal tersebut juga mengakibatkan perubahan faktor internal perusahaan seperti perubahan terhadap kekuatan maupun kelemahan yang dimiliki perusahaan tersebut (Rangkuti, 2004).

Perubahan strategi mencakup kegiatan mengembangkan visi dan misi suatu usaha dalam mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal perusahaan dan menentukan kekuatan dan kelemahan internal perusahaan. Perumusan strategi merupakan proses merumuskan alternatif strategi pemasaran dan memilih strategi tertentu untuk digunakan (David, 2004). Perumusan strategi pemasaran dimulai dari mengidentifikasi faktor - faktor yang mempengaruhi proses pemasaran yaitu :

  1. Faktor Internal

Kekuatan adalah situasi dan kemampuan internal yang bersifat positif yang memungkinkan organisasi memiliki keuntungan strategi dalam mencapai sasarannya. Kelemahan adalah situasi dan ketidakmampuan internal yang mengakibatkan organisasi tidak dapat mencapai sasarannya. Kekuatan dan kelemahan ada dalam kegiatan manajemen, pemasaran, keuangan, produksi, operasi, penelitian dan pengembangan, serta sistem informasi manajemen di setiap perusahaan. Faktor-faktor internal dapat ditentukan dengan banyak cara termasuk dengan mengukur kerja dan membandingkan dengan prestasi masa lalu atau dengan rata-rata industri.

Kekuatan adalah sesuatu yang paling baik dilakukan oleh organisasi atau suatu karakteristik yang memberinya kemampuan yang sangat besar. Kekuatan itu dapat berupa keterampilan, kompetensi, sumberdaya organisasi yang sangat bernilai atau kemampuan kompetetitif, atau hasil yang menempatkanya pada kedudukan yang superior, misalnya mutu produk yang lebih baik, adanya pengakuan dari pihak luar dan penguasa, teknologi yang superior atau pelayanan yang memuaskan. Kelemahan dipihak lain adalah sesuatu yang membuat organisasi sangat lemah, miskin, berpenampilan buruk atau suatu kondisi yang menempatkannya pada posisi ketidak beruntungan dan tidak kompetitif (Salusu, 2003).

  1. Faktor Eksternal

Audit eksternal terfokus pada upaya mengidentifikasi dan menilai trend serta peristiwa diluar kendali perusahaan (David, 2004). Audit eksternal tidak ditujukan untuk membuat daftar yang panjang mengenai setiap faktor yang mungkin dapat mempengaruhi bisnis, melainkan ditujukan untuk mengidentifikasi variabel-variabel kunci yang dapat memberikan respon yang dapat dilaksanakan. Audit eksternal mengungkapkan peluang dan ancaman utama yang dihadapi oleh organisasi. Manajer perusahaan dapat merumuskan strategi agar dapat mengambil manfaat dari peluang dan menghindari atau mengurangi dampak ancaman.

Peluang dan ancaman eksternal merujuk pada peristiwa dan trend ekonomi, sosial, budaya, demografi, lingkungan, politik, hukum, pemerintahan, teknologi dan persaingan. Faktor eksternal dapat menguntungkan ataupun merugikan suatu perusahaan secara berarti dimasa depan. Peluang dan ancaman sebagian besar di luar kendali suatu organisasi karena itu digunakan istilah eksternal (David, 2004)

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar