ANALISIS KONDISI EKSTERNAL DAN INTERNAL

ANALISIS KONDISI EKSTERNAL DAN INTERNAL

Analisis  (IFE) dan (EFE)    

Analisis faktor internal bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang menjadi kekuatan dan kelemahan di dalam lingkungan yang terdapat pada suatu perusahaan. Analisis faktor Eksternal memiliki fungsi sebagai identifikasi faktor kunci yang menjadi peluang dan ancaman pada suatu perusahaan. Faktor internal adalah suatu kondisi yang berasal dari dalam perusahaan sementara faktor eksternal merupakan suatu keadaan yang berasal dari luar perusahaan.

Matrik IFE digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan mengklasifikasikannya menjadi kekuatan dan kelemahan perusahaan dengan cara melakukan pemberian bobot dan rating. Matrik EFE digunakan untuk mengidentifikasi faktor - faktor lingkungan eksternal dan mengklasifikasikannya menjadi peluang dan ancaman serta melakukan pemberian bobot dan rating pembobotan. Pembobotan dilakukan untuk menentukan prioritas dari identifikasi faktor-faktor lingkungan internal dan eksternal perusahaan. Analisis Eksternal Faktor Evaluation

Analisis eksternal faktor evaluation digunakan untuk mengidentifikasi faktor eksternal yang diklasifikasikan ke dalam bentuk peluang dan ancaman yang dimiliki suatu organisasi atau perusahaan.

Tahapan dalam  menentukan faktor-faktor lingkungan dalam matriks IFE dan EFE adalah sebagai berikut :

  1. Identifikasi faktor-faktor yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman dalam kolom 1. Penentuan faktor-faktor tersebut dilakukan dengan diskusi antara pihak perusahaan dengan penulis.
  2. Beri bobot masing-masing faktor dalam kolom 2, dengan skala mulai dari 1,00 (sangat penting) sampai dengan 0,00 (tidak penting). Pemberian bobot ini berdasarkan pada pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap posisi strategis perusahaan. Jumlah dari pembobotan ini tidak boleh melebihi skor total yaitu 1,00. Penentuan bobot dilakukan dengan mengajukan identifikasi faktor strategis internal dan eksternal.

Menentukan bobot setiap variabel digunakan skala 1,2 dan 3. Skala yang digunakan untuk pengisian kolom adalah :

1 = Jika indikator horizontal kurang penting daripada indikator vertikal.

2 = Jika indikator horizontal sama penting daripada indikator vertikal, dan

3 = Jika indikator horizontal lebih penting daripada indikator vertikal.

  1. Hitung rating dalam kolom 3 untuk masing-masing faktor internal maupun eksternal atau kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dengan memberikan skala mulai 4 (outstanding) sampai dengan 1 (poor) berdasarkan pengaruh faktor tersebut terhadap kondisi perusahaan pada saat dilakukan penelitian.

a. Matriks IFE

Untuk faktor yang menjadi kekuatan, skala nilai yang digunakan yaitu : 1 = sangat lemah, 2 = lemah, 3 = baik, 4 = sangat baik. Sedangkan untuk faktor yang menjadi kelemahan pemberian  nilai rating dilakukan kebalikannya.

b. Matriks EFE

            Untuk faktor yang menjadi peluang, skala nilai yang digunakan yaitu : 1 = rendah (kurang respon), 2 = sedang (respon sama dengan rata-rata), 3 = tinggi (respon di atas rata-rata), dan 4 = sangat tinggi (respon superior). Sedangkan untuk faktor yang menjadi  ancaman pemberian nilai rating dilakukan sebaliknya.

  1. Kalikan bobot pada kolom 2 dengan rating pada kolom 3 untuk memperoleh faktor pembobotan dalam kolom 4. Hasilnya berupa skor pembobotan untuk masing-masing faktor yang nilainya bervariasi mulai dari 4 (outstanding) sampai dengan 1 (poor), dan
  2. Jumlah skor pembobotan, untuk memperoleh total skor pembobotan bagi perusahaan yang bersangkutan. Nilai total ini menunjukkan bagaimana perusahaan tertentu bereaksi terhadap faktor-faktor strategis internal dan eksternalnya. Total skor pembobotan antara 1 sampai dengan 4.

a. Matriks IFE

Nilai 2.5 menunjukkan bahwa situasi internal perusahaan berada pada tingkat rata-rata. Nilai 1 menunjukkan situasi internal perusahaan sangat buruk. Sedangkan nilai 4 mengidentifikasikan bahwa situasi internal perusahaan sangat baik.

b. Matriks EFE

Nilai 2.5 menunjukkan perusahaan mampu merespon situasi eksternal secara rata-rata. Nilai 1 menunjukan perusahaan tidak dapat memanfaatkan peluang dan menghindari ancaman yang ada. Sedangkan nilai 4 menunjukkan perusahaan merespon peluang maupun ancaman yang dihadapi dengan baik.

Dipost Oleh Super Administrator

No matter how exciting or significant a person's life is, a poorly written biography will make it seem like a snore. On the other hand, a good biographer can draw insight from an ordinary life-because they recognize that even the most exciting life is an ordinary life! After all, a biography isn't supposed to be a collection of facts assembled in chronological order; it's the biographer's interpretation of how that life was different and important.

Post Terkait

Tinggalkan Komentar